Estimasi Waktu Persiapan Audit Sertifikasi CDAKB

Estimasi Waktu Persiapan Audit Sertifikasi CDAKB

Estimasi Waktu Persiapan Audit Sertifikasi CDAKB – Bagi perusahaan distributor alat kesehatan, persiapan audit sertifikasi CDAKB tidak sebaiknya dilakukan secara mendadak. Banyak perusahaan baru menyadari bahwa dokumen, SOP, sarana penyimpanan, SDM, hingga penerapan sistem distribusi masih perlu diperbaiki ketika proses sertifikasi sudah berjalan.

CDAKB atau Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik merupakan pedoman untuk memastikan kegiatan distribusi dan pengendalian mutu alat kesehatan berjalan sesuai persyaratan. Kementerian Kesehatan juga menerapkan mekanisme self assessment sebagai bagian dari proses sertifikasi, sehingga perusahaan dapat menilai penerapan CDAKB sebelum dievaluasi oleh evaluator atau auditor.

Lalu, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan audit sertifikasi CDAKB? Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua perusahaan. Estimasinya bergantung pada kondisi awal perusahaan, kelengkapan dokumen, kesiapan gudang, SDM, sistem mutu, serta hasil evaluasi internal.

Bagi perusahaan yang baru memulai persiapan, proses dapat membutuhkan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan. Karena itu, persiapan lebih awal dapat membantu perusahaan menghadapi audit dengan kondisi yang lebih siap.

Apa Itu Audit Sertifikasi CDAKB?

Audit sertifikasi CDAKB merupakan bagian dari proses evaluasi penerapan Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik pada sarana distribusi alat kesehatan.

CDAKB tidak hanya berkaitan dengan dokumen administrasi. Sistem ini mencakup berbagai aspek yang berhubungan dengan bagaimana perusahaan menerima, menyimpan, mengendalikan, mendistribusikan, menangani keluhan, melakukan penelusuran produk, hingga menangani alat kesehatan yang bermasalah.

Kementerian Kesehatan menyediakan sistem e-Sertifikasi Alkes untuk pengajuan sertifikasi secara digital dan pemantauan proses sertifikasi. Pada sistem tersebut tersedia layanan untuk CDAKB, CPAKB, dan CPPKRTB.

Dengan demikian, persiapan audit sebaiknya dilakukan dengan melihat kesesuaian antara dokumen dan praktik di lapangan, bukan sekadar membuat SOP untuk memenuhi persyaratan administrasi.

Berapa Lama Estimasi Persiapan Audit Sertifikasi CDAKB?

Tidak terdapat ketentuan bahwa setiap perusahaan harus menyelesaikan persiapan CDAKB dalam jumlah hari tertentu. Estimasi waktu persiapan sangat bergantung pada tingkat kesiapan masing-masing perusahaan.

Sebagai gambaran praktis, perusahaan dapat membagi persiapan menjadi beberapa periode:

  • 2–4 minggu: untuk perusahaan yang sistem dokumen, gudang, SDM, dan SOP-nya sudah relatif siap.
  • 1–2 bulan: untuk perusahaan yang masih membutuhkan penyusunan atau perbaikan beberapa dokumen dan penerapan SOP.
  • 2–3 bulan atau lebih: apabila perusahaan masih perlu membangun sistem mutu, memperbaiki gudang, melengkapi dokumen, melatih SDM, dan melakukan evaluasi internal secara menyeluruh.

Angka tersebut merupakan estimasi persiapan internal, bukan jangka waktu resmi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Kondisi setiap distributor dapat berbeda.

Karena itu, perusahaan sebaiknya melakukan gap assessment terlebih dahulu sebelum menentukan target waktu audit.

Tahapan Persiapan Audit CDAKB

Agar lebih mudah dilakukan, persiapan audit CDAKB dapat dibagi menjadi beberapa tahapan.

1. Melakukan Gap Assessment

Tahap pertama adalah membandingkan kondisi perusahaan saat ini dengan persyaratan CDAKB.

Pemeriksaan dapat mencakup:

  1. Kelengkapan dokumen.
  2. Kesiapan SOP.
  3. Kondisi gudang.
  4. Kompetensi SDM.
  5. Sistem penyimpanan dan distribusi.
  6. Sistem penelusuran produk.
  7. Penanganan keluhan dan retur.
  8. Audit internal dan kajian manajemen.

Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa self assessment digunakan agar perusahaan dapat melakukan penilaian mandiri terhadap penerapan CDAKB sebelum dilakukan evaluasi oleh evaluator atau auditor.

Hasil gap assessment inilah yang dapat digunakan untuk menentukan berapa lama perusahaan membutuhkan waktu untuk melakukan perbaikan.

2. Menyiapkan Dokumen dan SOP CDAKB

Setelah mengetahui kekurangan, perusahaan perlu menyiapkan dan memperbaiki dokumen yang diperlukan.

SOP harus dibuat sesuai dengan aktivitas perusahaan dan tidak berhenti sebagai dokumen formal saja. Auditor dapat melihat bagaimana prosedur tersebut diterapkan dalam kegiatan sehari-hari.

Baca Juga  Mengapa Sertifikasi CDAKB Ditolak dan Cara Mengatasinya

Beberapa area yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Pengadaan alat kesehatan.
  • Penerimaan barang.
  • Penyimpanan.
  • Pengeluaran dan distribusi.
  • Pengiriman.
  • Penanganan keluhan.
  • Retur produk.
  • Penarikan atau tindakan perbaikan keamanan di lapangan.
  • Pemusnahan.
  • Produk ilegal atau tidak memenuhi persyaratan.
  • Audit internal.
  • Kajian manajemen.

Instrumen pemeriksaan Kemenkes juga mencakup aspek seperti penyimpanan, pengiriman, mampu telusur produk, penanganan keluhan, FSCA, retur, pemusnahan, alat kesehatan ilegal atau tidak memenuhi persyaratan, audit internal, dan kajian manajemen.

3. Menyiapkan Gudang dan Sarana Prasarana

Dokumen yang lengkap belum cukup apabila kondisi gudang belum mendukung penerapan CDAKB.

Perusahaan perlu memastikan area penyimpanan sesuai dengan karakteristik produk yang didistribusikan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Area penyimpanan tertata.
  • Produk dapat diidentifikasi dengan jelas.
  • Pemisahan produk sesuai statusnya.
  • Kondisi penyimpanan sesuai kebutuhan produk.
  • Kebersihan dan keamanan gudang terjaga.
  • Sistem pencatatan berjalan.
  • Produk mudah ditelusuri.
  • Area penerimaan dan pengeluaran tertata.

Kesiapan sarana menjadi bagian penting karena pengawasan distribusi alat kesehatan tidak hanya berkaitan dengan dokumentasi, tetapi juga sarana dan prasarana, penyaluran, pengadaan, serta penyimpanan.

4. Memastikan Kesiapan PJT dan SDM

Penanggung Jawab Teknis (PJT) memiliki peran penting dalam penerapan sistem distribusi alat kesehatan.

Perusahaan perlu memastikan PJT dan personel terkait memahami tugas serta prosedur yang berlaku di perusahaan.

Selain itu, bukti pelatihan dan kompetensi SDM juga perlu diperhatikan. Kementerian Kesehatan pada 2024 mengumumkan pemutakhiran masa berlaku sertifikat pelatihan PJT produsen dan distributor alat kesehatan serta PKRT, dengan perubahan menjadi seumur hidup untuk sertifikat yang memenuhi ketentuan pemutakhiran tersebut.

Persiapan SDM sebaiknya dilakukan bersamaan dengan penyusunan SOP sehingga personel tidak hanya mengetahui dokumen, tetapi juga memahami cara menerapkannya.

5. Melakukan Simulasi Audit Internal

Sebelum menghadapi evaluasi, perusahaan sebaiknya melakukan simulasi audit internal.

Tujuannya adalah mengetahui apakah SOP yang telah dibuat benar-benar diterapkan dalam kegiatan operasional.

Dalam simulasi tersebut, perusahaan dapat memeriksa:

  • Apakah dokumen mudah ditemukan?
  • Apakah personel memahami SOP?
  • Apakah pencatatan dilakukan secara konsisten?
  • Apakah stok dapat ditelusuri?
  • Apakah kondisi gudang sesuai prosedur?
  • Apakah keluhan pelanggan memiliki catatan?
  • Apakah proses retur terdokumentasi?
  • Apakah tindakan perbaikan memiliki bukti?

Simulasi seperti ini dapat membantu menemukan kekurangan sebelum perusahaan menjalani evaluasi resmi.

Estimasi Waktu Persiapan Audit Sertifikasi CDAKB
Estimasi Waktu Persiapan Audit Sertifikasi CDAKB

Berapa Lama Menyiapkan Dokumen CDAKB?

Waktu penyusunan dokumen sangat bergantung pada kondisi awal perusahaan.

Perusahaan yang sudah mempunyai sistem manajemen mutu biasanya dapat melakukan penyesuaian lebih cepat. Sebaliknya, perusahaan yang belum memiliki SOP dan sistem dokumentasi yang terstruktur membutuhkan waktu lebih panjang.

Secara praktis, penyusunan dan penyesuaian dokumen dapat dilakukan dalam beberapa minggu, kemudian dilanjutkan dengan implementasi dan pencatatan bukti penerapan.

Hal yang penting bukan hanya berapa banyak SOP yang berhasil dibuat, tetapi apakah prosedur tersebut benar-benar dijalankan.

Mengapa Self Assessment CDAKB Penting?

Self assessment membantu perusahaan melihat kesiapan internal sebelum dilakukan evaluasi.

Pada sistem e-Sertifikasi Alkes, pengajuan CDAKB mencakup bagian seperti Data Pemohon, Sarana Prasarana, Jenis Alkes yang Disalurkan, dan Self Assessment. Sistem juga meminta dokumen seperti sertifikat distribusi alat kesehatan yang masih berlaku dan surat permohonan CDAKB.

Dengan melakukan self assessment lebih awal, perusahaan dapat mengetahui area yang masih membutuhkan perbaikan.

Karena itu, self assessment sebaiknya tidak dianggap hanya sebagai formulir yang harus diisi ketika mengajukan sertifikasi. Lebih baik digunakan sebagai alat evaluasi kesiapan perusahaan.

Baca Juga  Jasa Sertifikasi CDAKB agar Operasional Tidak Bermasalah

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Persiapan Audit CDAKB

Beberapa perusahaan terlalu fokus pada kelengkapan dokumen dan kurang memperhatikan penerapannya di lapangan.

Beberapa kesalahan yang perlu dihindari antara lain:

  • SOP sudah dibuat tetapi tidak diterapkan.
  • Dokumen tidak sesuai dengan kegiatan perusahaan.
  • Pencatatan operasional tidak konsisten.
  • Gudang belum ditata sesuai prosedur.
  • SDM belum memahami SOP.
  • Bukti pelatihan tidak terdokumentasi.
  • Sistem penelusuran produk belum berjalan baik.
  • Audit internal belum dilakukan.
  • Temuan internal tidak ditindaklanjuti.

Kondisi tersebut dapat membuat perusahaan harus melakukan perbaikan tambahan sebelum sistem benar-benar siap.

Estimasi Waktu Persiapan CDAKB Berdasarkan Kondisi Perusahaan

Agar lebih mudah dipahami, berikut gambaran umum estimasi persiapan:

Kondisi Perusahaan Estimasi Persiapan Internal
Sistem sudah berjalan dan hanya membutuhkan pengecekan ± 2–4 minggu
SOP dan dokumen perlu diperbaiki ± 1–2 bulan
Gudang, dokumen, dan SDM perlu banyak penyesuaian ± 2–3 bulan
Sistem CDAKB belum dibangun secara menyeluruh Dapat lebih dari 3 bulan

Catatan: tabel tersebut merupakan estimasi praktis untuk perencanaan internal, bukan standar waktu resmi Kementerian Kesehatan. Durasi aktual bergantung pada kondisi perusahaan dan hasil evaluasi.

Apa Saja yang Harus Disiapkan Sebelum Audit CDAKB?

Sebelum mengajukan atau menghadapi proses evaluasi, perusahaan sebaiknya memastikan beberapa area utama sudah siap.

Checklist sederhana yang dapat digunakan antara lain:

  • Legalitas dan data perusahaan.
  • Sertifikat distribusi alat kesehatan yang masih berlaku.
  • PJT.
  • Struktur organisasi.
  • SOP CDAKB.
  • Dokumen mutu.
  • Gudang dan sarana prasarana.
  • Sistem penyimpanan.
  • Sistem distribusi.
  • Sistem pencatatan.
  • Penelusuran produk.
  • Penanganan keluhan.
  • Retur dan penarikan produk.
  • Audit internal.
  • Kajian manajemen.
  • Self assessment.
  • Bukti penerapan SOP.

Pada sistem pengajuan CDAKB Kemenkes, sertifikat distribusi alat kesehatan yang masih berlaku menjadi salah satu dokumen yang diminta dalam pengajuan.

Apakah Persiapan Audit CDAKB Bisa Dilakukan dengan Cepat?

Bisa lebih efisien apabila perusahaan sudah memiliki sistem yang berjalan. Namun, cepat bukan berarti mengurangi tahapan penting.

Perusahaan yang mengejar waktu terlalu singkat berisiko hanya berfokus pada penyusunan dokumen tanpa memberikan waktu yang cukup untuk menerapkan SOP dan mengumpulkan bukti pelaksanaan.

Strategi yang lebih terarah adalah melakukan gap assessment terlebih dahulu, kemudian membuat daftar prioritas perbaikan.

Dengan cara tersebut, perusahaan dapat mengetahui bagian mana yang harus diperbaiki terlebih dahulu dan memperkirakan kebutuhan waktu secara lebih realistis.

Mengapa Memilih Konsultan Persiapan CDAKB?

Persiapan sertifikasi CDAKB melibatkan banyak aspek, mulai dari dokumen, SDM, gudang, SOP, sistem distribusi, hingga implementasi dan evaluasi internal.

Pendampingan konsultan dapat membantu perusahaan mengidentifikasi kekurangan lebih awal dan menyusun rencana perbaikan sesuai kondisi perusahaan.

PERMATAMAS dapat membantu dalam:

  • Konsultasi persiapan CDAKB.
  • Gap assessment.
  • Review dokumen dan SOP.
  • Pendampingan self assessment.
  • Persiapan sarana dan gudang.
  • Pendampingan kesiapan SDM dan PJT.
  • Simulasi audit.
  • Evaluasi temuan dan tindakan perbaikan.
  • Pendampingan proses sertifikasi.

Persiapan Audit CDAKB Jangan Menunggu Mendekati Jadwal Audit

Mempersiapkan sertifikasi CDAKB bukan hanya tentang melengkapi dokumen sebelum auditor datang. Perusahaan perlu memastikan bahwa sistem distribusi benar-benar diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Estimasi waktu persiapan dapat berkisar beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung pada tingkat kesiapan perusahaan. Perusahaan dengan sistem yang sudah berjalan mungkin membutuhkan waktu lebih singkat, sedangkan perusahaan yang baru membangun sistem CDAKB membutuhkan waktu lebih panjang.

Kementerian Kesehatan sendiri menyediakan mekanisme pengajuan sertifikasi secara digital serta monitoring proses sertifikasi melalui sistem e-Sertifikasi Alkes.

Baca Juga  Berapa Biaya Sertifikasi CDAKB untuk Distributor Alat Kesehatan? Simak Estimasinya

Karena itu, semakin awal perusahaan melakukan evaluasi kesiapan, semakin mudah pula menentukan target waktu dan prioritas perbaikan.

Siapkan Sertifikasi CDAKB Bersama PERMATAMAS

Jangan menunggu sampai jadwal audit semakin dekat baru mulai memeriksa SOP, gudang, dokumen, dan kesiapan SDM.

PERMATAMAS siap membantu perusahaan distributor alat kesehatan dalam mempersiapkan sertifikasi CDAKB, mulai dari gap assessment, review dokumen, penyusunan dan perbaikan SOP, self assessment, persiapan gudang, simulasi audit, hingga pendampingan proses sertifikasi.

Dengan persiapan yang terstruktur, perusahaan dapat lebih mudah mengetahui kekurangan dan melakukan perbaikan sebelum menghadapi evaluasi.

Pastikan dokumen, SOP, SDM, gudang, dan sistem distribusi Anda siap menghadapi audit CDAKB. Percayakan persiapannya kepada PERMATAMAS — konsultasi profesional, pendampingan full proses, dan solusi legal untuk distributor alat kesehatan.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ Estimasi Waktu Persiapan Audit Sertifikasi CDAKB

1. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk persiapan audit sertifikasi CDAKB?

Waktu persiapan tergantung kondisi perusahaan. Secara praktis, perusahaan yang sudah memiliki sistem dan dokumen dapat membutuhkan sekitar 2–4 minggu, sedangkan perusahaan yang masih membangun SOP, memperbaiki gudang, dan menyiapkan SDM dapat membutuhkan 1–3 bulan atau lebih.

2. Apakah ada standar waktu resmi untuk persiapan audit CDAKB?

Tidak ada satu durasi persiapan internal yang berlaku untuk semua perusahaan. Lama persiapan bergantung pada kesiapan dokumen, gudang, SDM, SOP, sistem distribusi, dan hasil evaluasi perusahaan.

3. Apa saja yang perlu disiapkan sebelum audit CDAKB?

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan meliputi SOP, dokumen mutu, gudang, sarana prasarana, SDM, PJT, sistem penyimpanan dan distribusi, pencatatan, penelusuran produk, penanganan keluhan, retur, penarikan produk, audit internal, dan self assessment.

4. Apakah gudang harus dipersiapkan sebelum audit CDAKB?

Ya. Kondisi gudang perlu disesuaikan dengan kegiatan distribusi dan persyaratan yang berlaku. Penataan produk, kebersihan, keamanan, pemisahan produk, pencatatan, serta kondisi penyimpanan perlu diperhatikan.

5. Apa itu gap assessment dalam persiapan CDAKB?

Gap assessment adalah proses membandingkan kondisi perusahaan saat ini dengan persyaratan CDAKB. Hasilnya dapat digunakan untuk mengetahui kekurangan dan menentukan prioritas perbaikan sebelum proses evaluasi.

6. Mengapa SOP penting dalam sertifikasi CDAKB?

SOP menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan distribusi alat kesehatan. Namun, perusahaan tidak cukup hanya memiliki SOP. Prosedur tersebut juga perlu diterapkan secara konsisten dan didukung bukti pencatatan atau dokumentasi.

7. Apakah PJT harus ikut dipersiapkan sebelum audit CDAKB?

Ya. PJT memiliki peran penting dalam penerapan sistem distribusi alat kesehatan. PJT dan personel terkait perlu memahami tanggung jawab, prosedur, serta sistem mutu yang diterapkan perusahaan.

8. Apakah perlu melakukan simulasi audit sebelum evaluasi CDAKB?

Sebaiknya dilakukan. Simulasi audit dapat membantu perusahaan menemukan kekurangan pada dokumen, gudang, SOP, pencatatan, maupun pemahaman SDM sebelum menghadapi evaluasi resmi.

9. Apa yang menyebabkan persiapan audit CDAKB menjadi lebih lama?

Persiapan dapat memerlukan waktu lebih panjang apabila perusahaan belum memiliki SOP, kondisi gudang masih perlu diperbaiki, SDM belum memahami prosedur, dokumen belum lengkap, atau sistem distribusi dan pencatatan belum diterapkan secara konsisten.

10. Apakah PERMATAMAS menyediakan jasa persiapan audit sertifikasi CDAKB?

Ya. PERMATAMAS dapat membantu persiapan CDAKB melalui gap assessment, review dan penyusunan dokumen, perbaikan SOP, persiapan gudang, self assessment, simulasi audit, serta pendampingan proses sertifikasi.

Jasa Izin PIRT
Jasa Izin PIRT

Segera Hubungi PERMATAMAS, Konsultasi Gratis !

Jangan tunggu sampai Anda kena sanksi. Hubungi kami sekarang, pastikan produk ALKES Anda aman di pasaran!. Hubungi Permatamas sekarang juga untuk konsultasi dan proses Izin Alat Kesehatan yang cepat, aman, dan resmi. Kami siap membantu melindungi setiap produk Anda dengan dasar hukum yang kuat dan pelayanan yang profesional.

Dengan PERMATAMAS, Anda tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga memastikan seluruh proses berjalan 100% sesuai regulasi.

Alamat

Alamat Kantor Kami
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Ke. Pejuang,
Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
No Telp :  021-89253417
HP/WA : 085777630555
Email : maspermatha@gmail.com
Website : www.permatamas.co.id

© 2022 Izin Alat Kesehatan – Support oleh Dokter Website