Jasa Sertifikasi CDAKB agar Perusahaan Tidak Terkendala Legalitas

Jasa Sertifikasi CDAKB agar Perusahaan Tidak Terkendala LegalitasMenjalankan bisnis distribusi alat kesehatan di Indonesia bukan sekadar urusan jual beli dan sewa gudang. Banyak pengusaha yang terkejut dan panik ketika operasional perusahaan mereka tiba-tiba dibekukan oleh pemerintah. Masalahnya sering kali bermuara pada satu hal krusial: gagal mendapatkan Sertifikat Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB). Padahal, memiliki Izin Distribusi Alat Kesehatan (IDAK) saja saat ini sudah tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kepatuhan sistem manajemen mutu yang disahkan melalui sertifikasi resmi Kemenkes.

Kenyataan di lapangan menunjukkan ratusan perusahaan rintisan di sektor medis mengalami kerugian miliaran rupiah akibat tertahannya barang impor di pelabuhan. Mereka tidak bisa menyuplai produk ke rumah sakit, gagal mengikuti tender e-katalog, bahkan berisiko kehilangan lisensi distributor karena dinilai tidak kompeten. Hal ini sering terjadi karena pemohon meremehkan penyusunan dokumen Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kesiapan infrastruktur gudang yang diwajibkan oleh undang-undang.

Di sinilah peran profesional sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa bisnis Anda. Mengurus legalitas medis membutuhkan pemahaman regulasi yang sangat teknis, dan sedikit saja kesalahan bisa berakibat fatal. Menggunakan Jasa Pengurusan Izin Alat Kesehatan dan konsultan yang tepat adalah langkah paling aman. Mari kita bedah tuntas mengapa pengajuan ini sering bermasalah dan bagaimana Jasa Izin Edar Alat Kesehatan bisa mengawal perusahaan Anda menuju kepatuhan hukum yang sempurna.

Kenapa Sertifikasi CDAKB Sering Ditolak Kemenkes?

Memahami akar penolakan adalah langkah pertama menuju keberhasilan. CDAKB adalah panduan ketat yang memastikan mutu, keamanan, dan manfaat alat kesehatan tetap terjaga sejak keluar dari pabrik hingga sampai ke tangan pasien. Kemenkes sangat ketat dalam mengevaluasi setiap dokumen yang masuk. Banyak perusahaan yang merasa sudah menyusun dokumen dengan tebal, namun pada kenyataannya isinya hanyalah hasil salin-tempel dari internet tanpa disesuaikan dengan realitas operasional di lapangan.

Ketidakmampuan Penanggung Jawab Teknis (PJT) dalam menjelaskan alur distribusi saat desk evaluasi juga menjadi rapor merah. Pemerintah tidak ingin mengambil risiko dengan memberikan sertifikat kepada perusahaan yang stafnya tidak mengerti cara menangani produk medis secara benar. Selain itu, kondisi fasilitas fisik yang tidak memadai sering menjadi temuan yang berujung pada penolakan mutlak.

Berikut adalah 5 alasan utama sertifikasi sering ditolak:

  1. SOP Tidak Relevan: Dokumen operasional tidak mencerminkan kondisi gudang yang sebenarnya dan tidak merinci prosedur penanganan barang spesifik.
  2. Kualifikasi PJT Kurang: Penanggung jawab teknis tidak memiliki latar belakang yang sesuai atau gagal menjawab pertanyaan teknis dari evaluator Kemenkes.
  3. Denah Gudang Keliru: Pemisahan antara area karantina, area barang retur, dan area produk layak jual tidak ditandai dengan jelas secara fisik.
  4. Alat Ukur Tidak Dikalibrasi: Suhu dan kelembapan ruangan tidak dipantau dengan alat (seperti thermohygrometer) yang telah dikalibrasi lembaga resmi.
  5. Absennya Penanganan Hama: Tidak ada kontrak kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengendalian hama (pest control) yang wajib di area penyimpanan.

PERMATAMAS memahami betul titik-titik kelemahan ini karena telah menangani berbagai kasus kritis dari distributor alat kesehatan. Kami tidak hanya sekadar membantu menyusunkan tumpukan dokumen, melainkan melakukan restrukturisasi pemahaman mutu di internal perusahaan klien. Dengan pengalaman bertahun-tahun, tim kami membedah setiap draf SOP agar benar-benar aplikatif dan disesuaikan dengan skala bisnis Anda. Sama halnya jika perusahaan Anda juga menyuplai perbekalan rumah tangga untuk kebersihan rumah sakit, mengurus kelengkapannya melalui Jasa Izin Edar PKRT secara paralel akan menciptakan sistem distribusi yang kokoh, legal, dan diakui secara nasional. Melalui pendekatan sistematis ini, kami memastikan bahwa ketika dokumen diajukan ke kementerian, persentase lolos sertifikasi Anda mencapai tingkat maksimal tanpa perlu melalui proses revisi yang menyita banyak waktu produktif.

Dampak Mengerikan Jika Alkes Ilegal Beredar

Distribusi alat kesehatan tanpa payung sertifikasi yang lengkap adalah bom waktu bagi keberlangsungan sebuah perusahaan. Alat medis berkaitan langsung dengan nyawa manusia. Ketika sebuah produk mengalami kerusakan fungsi akibat suhu penyimpanan yang salah karena distributor tidak menerapkan standar operasional yang benar, dampaknya bisa sangat masif. Pasien bisa menjadi korban, dan rumah sakit akan langsung menuntut pihak penyalur atas kelalaian tersebut.

Selain risiko klinis, risiko komersialnya juga tidak main-main. Di era digital saat ini, fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta diwajibkan untuk hanya membeli dari penyalur yang terdaftar resmi dan memiliki nilai kepatuhan yang baik di sistem Kemenkes. Jika perusahaan Anda gagal menunjukkan bukti kepatuhan sertifikasi, Anda akan langsung diblokir dari sistem pengadaan nasional.

Berikut 5 dampak mengerikan jika operasional mengabaikan standar resmi:

  1. Pencabutan Izin Dasar: Kemenkes memiliki wewenang penuh untuk membekukan atau mencabut IDAK jika distributor terbukti tidak mengajukan sertifikasi wajib.
  2. Blokir E-Katalog: Perusahaan otomatis tidak bisa berpartisipasi dalam tender pengadaan barang dan jasa pemerintah yang nilainya sangat fantastis.
  3. Penarikan Produk Paksa: Barang yang sudah didistribusikan ke berbagai daerah wajib ditarik kembali (recall) dengan seluruh biaya ditanggung oleh distributor.
  4. Sanksi Pidana: Jika alat kesehatan yang rusak akibat penyimpanan buruk menyebabkan kecelakaan pasien, direksi bisa dijerat hukum pidana.
  5. Kehancuran Reputasi Bisnis: Hilangnya kepercayaan dari pihak rumah sakit, dokter, dan prinsipal luar negeri yang sulit untuk dipulihkan kembali.

PERMATAMAS hadir sebagai benteng pertahanan bagi perusahaan Anda untuk menghindari seluruh skenario buruk tersebut. Kami menyediakan Jasa Pengurusan Izin Alat Kesehatan yang berfokus pada mitigasi risiko sejak hari pertama Anda beroperasi. Tim legal dan teknis kami akan mengaudit secara internal kelayakan bisnis Anda untuk memastikan bahwa tidak ada satupun regulasi yang terlewat. Kecepatan dan ketepatan adalah keunggulan kami dalam menyelamatkan aset perusahaan Anda dari ancaman sanksi birokrasi, sehingga Anda dapat bernapas lega dan fokus sepenuhnya pada strategi peningkatan pendapatan dan perluasan jaringan distribusi di seluruh wilayah Indonesia.

Rahasia Lolos Audit Lapangan Tanpa Revisi

Audit lapangan atau inspeksi langsung ke sarana distribusi adalah tahapan yang paling mendebarkan bagi para pengusaha. Di sinilah dokumen tebal yang sudah disetujui secara daring akan dibuktikan kebenarannya. Inspektur dari dinas kesehatan akan melihat, menyentuh, dan bertanya langsung kepada staf gudang Anda. Banyak yang gagal di fase ini karena kebersihan gudang buruk, pencatatan manual tidak sinkron, atau staf terlihat bingung saat ditanya prosedur.

Kunci utama lolos tanpa catatan revisi yang memberatkan adalah melakukan simulasi audit jauh hari sebelum inspeksi resmi. Pengusaha harus melihat gudangnya dari kacamata seorang auditor Kemenkes. Pembenahan fisik sering kali memakan biaya jika dilakukan mendadak. Oleh karena itu, persiapan fisik yang matang adalah investasi terbaik.

Berikut 5 rahasia agar sarana Anda lolos audit dengan mulus:

  1. Lakukan Mock Audit Internal: Gelar simulasi inspeksi dengan pihak independen untuk mencari temuan minor sebelum auditor resmi tiba.
  2. Training Intensif Staf Gudang: Pastikan setiap operator gudang hafal prosedur penerimaan barang, penyimpanan, hingga penanganan produk reject.
  3. Pencatatan Suhu Real-Time: Jangan memanipulasi logbook suhu harian; auditor bisa membandingkan data tertulis dengan grafik riwayat alat ukur digital.
  4. Zonasi Fisik yang Tegas: Gunakan garis kuning, palet standar, dan label yang jelas untuk memisahkan produk berdasarkan status kelayakannya.
  5. Dokumentasi Mampu Telusur: Buktikan bahwa Anda bisa melacak nomor batch produk dari pabrik asal hingga ke rumah sakit tujuan dalam hitungan menit.

PERMATAMAS menyediakan layanan pendampingan pre-audit yang sangat ketat layaknya inspeksi resmi kementerian. Kami akan turun langsung ke fasilitas Anda, memeriksa setiap sudut gudang, meninjau alur ventilasi, dan memberikan pelatihan mental bagi staf Anda. Dalam industri penyediaan yang kompleks, jika Anda juga mengembangkan bisnis ke sektor nutrisi khusus atau pangan medis, mengintegrasikan alur gudang melalui bimbingan Jasa Izin BPOM Makanan yang kami kelola akan memberikan keuntungan efisiensi tata ruang yang luar biasa. Dengan persiapan level tinggi ini, saat auditor pemerintah datang, perusahaan Anda akan tampil sangat meyakinkan dan profesional, menjamin kelulusan inspeksi tanpa perlu menguras biaya untuk perombakan sarana yang berulang.

Jasa Sertifikasi CDAKB agar Perusahaan Tidak Terkendala Legalitas
Jasa Sertifikasi CDAKB agar Perusahaan Tidak Terkendala Legalitas

Pentingnya Keselarasan Dokumen dan Praktik Gudang

Salah satu kelemahan terbesar manajemen perusahaan adalah menganggap SOP hanya sebagai syarat administrasi di atas kertas. Realitanya, CDAKB menuntut bahwa “apa yang ditulis harus dikerjakan, dan apa yang dikerjakan harus ditulis”. Ketidakselarasan antara pedoman tertulis dengan praktik harian di gudang adalah temuan mayor yang sering berakibat pada penundaan pemberian sertifikat.

Sebagai contoh, di dokumen tertulis bahwa barang retur akan langsung dikarantina dan diproses dalam waktu 2×24 jam. Namun saat inspeksi, auditor menemukan barang retur yang menumpuk berbulan-bulan di sudut gudang tanpa label yang jelas. Hal-hal seperti ini menunjukkan bahwa manajemen puncak tidak memiliki kontrol terhadap implementasi mutu operasional perusahaannya.

Berikut 5 aspek keselarasan yang paling diawasi oleh evaluator:

  1. Sistem Pengendalian Perubahan: Jika ada perubahan struktur organisasi atau pindah alamat gudang, dokumen mutu harus segera direvisi secara resmi.
  2. Inspeksi Diri Rutin: Adanya bukti tertulis bahwa perusahaan secara berkala mengaudit dirinya sendiri dan melakukan tindakan perbaikan (CAPA).
  3. Kalibrasi Alat Tepat Waktu: Sertifikat kalibrasi alat pengukur suhu harus diperbarui sebelum masa berlakunya habis sesuai jadwal di SOP.
  4. Penanganan Keluhan Pelanggan: Tersedianya formulir keluhan yang benar-benar diisi, diinvestigasi, dan ditutup dengan solusi konkret.
  5. Simulasi Penarikan Produk: Minimal setahun sekali perusahaan harus mendokumentasikan laporan latihan recall produk secara komprehensif.

PERMATAMAS menjembatani kesenjangan antara teori regulasi dengan praktik lapangan melalui edukasi yang berkelanjutan. Kami tidak sekadar membuatkan template dokumen, tetapi memastikan sistem tersebut hidup dan berjalan di perusahaan Anda. Melalui www. yang terintegrasi, tim spesialis kami akan mengevaluasi implementasi harian staf Anda dan memberikan formula perbaikan yang paling efisien. Dengan demikian, budaya mutu akan tertanam kuat, menjadikan perusahaan Anda bukan hanya sekadar entitas bisnis yang berorientasi profit, tetapi juga distributor bereputasi tinggi yang memprioritaskan keamanan dan keselamatan masyarakat luas.

Mengelola Risiko Bisnis Kesehatan di Era Digital

Digitalisasi perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS) dan e-Registration Kemenkes membawa transparansi yang belum pernah ada sebelumnya. Jejak digital perusahaan kini mudah dipantau oleh pemerintah. Keterlambatan pelaporan distribusi atau ketidaksesuaian data antara pajak, KBLI, dan sertifikasi mutu dapat langsung terdeteksi oleh sistem yang terintegrasi. Hal ini mengharuskan perusahaan untuk beradaptasi dengan manajemen risiko yang lebih modern.

Di era ini, ketertelusuran (traceability) adalah kunci. Pemerintah mewajibkan distributor mampu melacak pergerakan produk dari hulu ke hilir menggunakan sistem informasi yang andal. Kegagalan mengelola data distribusi bisa berujung pada tuduhan penimbunan barang atau distribusi ilegal, yang sanksinya sangat merugikan nama baik brand Anda di mata publik.

Berikut 5 strategi mengelola risiko di era perizinan digital:

  1. Digitalisasi Arsip Mutu: Menggunakan perangkat lunak untuk menyimpan SOP, logbook, dan sertifikat agar mudah diakses saat ada audit mendadak.
  2. Manajemen Batch dan Kedaluwarsa: Menerapkan sistem First In First Out (FIFO) atau First Expired First Out (FEFO) secara ketat melalui sistem barcode.
  3. Sinkronisasi Data OSS: Memastikan bahwa alamat gudang dan kegiatan usaha di OSS 100% sama dengan yang diajukan ke kementerian kesehatan.
  4. Evaluasi Vendor Berlapis: Memiliki sistem scoring digital untuk menilai kinerja ekspedisi pihak ketiga yang disewa agar barang tidak rusak di jalan.
  5. Keamanan Data Perusahaan: Melindungi sistem inventaris dari kebocoran atau peretasan yang dapat menghilangkan data traceability produk medis Anda.

PERMATAMAS sangat menyadari pentingnya sinkronisasi data lintas lembaga ini demi keamanan operasional klien. Konsultan kami memandu Anda untuk menyelaraskan seluruh data legalitas dari tahap dasar hingga tahap sertifikasi khusus. Jika perusahaan Anda merambah lini produk yang digunakan untuk kenyamanan perawatan pasien (seperti linen atau makanan khusus rumah sakit), kami juga siap membantu Anda memperoleh Jasa Sertifikasi Halal untuk mempertegas keunggulan kompetitif. Bersama PERMATAMAS, infrastruktur digital dan legalitas fisik perusahaan Anda akan dijahit menjadi satu kesatuan sistem yang kebal dari risiko sanksi, membuat ekspansi bisnis Anda berjalan tanpa hambatan administratif.

Peran Sentral PJT dalam Keberhasilan Sertifikasi

Penanggung Jawab Teknis (PJT) sering kali disalahartikan hanya sebagai “nama yang dipinjam” untuk melengkapi berkas perizinan. Pandangan kuno ini adalah resep jitu menuju kegagalan. Dalam aturan terbaru, PJT adalah jantung dari operasional distribusi. Mereka wajib hadir secara fisik di jam kerja operasional dan bertanggung jawab penuh secara hukum atas keamanan mutu alat medis yang masuk dan keluar dari gudang.

Auditor Kemenkes sangat jeli dalam mengukur kompetensi PJT. Jika PJT terlihat tidak memahami alur CDAKB atau tidak berani mengambil keputusan saat simulasi inspeksi, evaluator tidak akan ragu untuk menggugurkan permohonan sertifikasi Anda. Oleh karena itu, kolaborasi antara direksi perusahaan dan PJT harus terjalin sangat erat untuk membangun pedoman mutu yang kuat.

Berikut 5 peran vital PJT yang wajib dipenuhi:

  1. Pengesahan Dokumen Mutu: Semua SOP, instruksi kerja, dan formulir teknis tidak sah jika tidak di-review dan ditandatangani oleh PJT.
  2. Otorisasi Rilis Produk: Memastikan produk yang masuk ke gudang telah sesuai spesifikasi dan memberi izin produk tersebut layak diedarkan.
  3. Pengawasan Barang Retur: Menentukan secara teknis apakah barang yang dikembalikan pelanggan masih bisa dijual atau wajib dimusnahkan.
  4. Edukasi Staf Internal: Memberikan pelatihan rutin minimal setahun sekali kepada seluruh karyawan mengenai prinsip-prinsip dasar distribusi yang baik.
  5. Komunikasi dengan Regulator: Menjadi jembatan komunikasi utama antara perusahaan dengan dinas kesehatan dan kementerian pusat.

PERMATAMAS memberikan dukungan penuh kepada PJT Anda melalui program bimbingan intensif (coaching). Kami membekali PJT dengan pembaruan regulasi terkini dan trik menjawab pertanyaan teknis saat audit berlangsung. Mengingat industri kesehatan itu sangat luas, jika kelak bisnis Anda merambah sektor herbal, kami juga siap mendampingi melalui Jasa Izin Obat Tradisional yang membutuhkan kualifikasi PJT spesifik. Melalui layanan komprehensif ini, PERMATAMAS memastikan PJT di perusahaan Anda tidak hanya menjadi pajangan di struktur organisasi, melainkan motor penggerak kualitas yang menjaga bisnis Anda tetap berada dalam koridor hukum yang paling ketat sekalipun.

Memilih Mitra Konsultan yang Tepat untuk Legalitas

Mencoba mengurus perizinan sendiri memang terlihat lebih hemat di atas kertas. Namun, tingginya angka kegagalan dan revisi yang memakan waktu berbulan-bulan justru menyebabkan opportunity cost (biaya kesempatan) yang sangat besar. Memilih untuk menggunakan jasa konsultan bukanlah sekadar soal membayar orang untuk mengetik dokumen, melainkan investasi perlindungan bisnis dari denda, penyitaan, dan kehilangan momentum pasar.

Banyak penyedia jasa perizinan di luar sana, namun tidak semuanya memiliki kompetensi di sektor medis. Sektor alat kesehatan membutuhkan keahlian spesifik dalam membaca blueprint arsitektur gudang dan menerjemahkan bahasa teknis peralatan medis. Mitra yang tepat adalah mereka yang berani memberikan kepastian tahapan waktu dan transparansi biaya tanpa ada biaya tersembunyi.

Berikut 5 kriteria utama dalam memilih konsultan legalitas medis:

  1. Rekam Jejak Terbukti: Memiliki portofolio perusahaan medis sukses yang pernah mereka tangani hingga mendapatkan sertifikasi resmi.
  2. Layanan End-to-End: Tidak hanya mengurus dokumen di awal, tetapi mendampingi klien hingga sertifikat fisik benar-benar berada di tangan.
  3. Tim Drafter yang Ahli: Memiliki tenaga ahli yang mampu menyusun SOP teknis secara kustom sesuai kapasitas operasional fasilitas klien.
  4. Respons Cepat & Proaktif: Konsultan yang secara aktif memantau sistem e-Registration dan langsung merespons jika ada catatan perbaikan dari evaluator.
  5. Fasilitas Simulasi Lapangan: Menyediakan tim auditor internal yang siap terjun ke lokasi untuk melakukan mock audit sebelum inspeksi negara.

PERMATAMAS hadir sebagai jawaban definitif bagi Anda yang menginginkan ketenangan pikiran dalam berbisnis. Sebagai penyedia Jasa Izin Edar Alat Kesehatan yang memiliki kredibilitas tinggi, kami mengutamakan kepercayaan dan integritas dalam setiap prosesnya. Layanan kami dirancang secara profesional untuk meruntuhkan tembok birokrasi yang rumit menjadi langkah-langkah yang mudah dicerna dan dieksekusi. Jangan biarkan mimpi besar Anda membangun kerajaan bisnis kesehatan hancur hanya karena urusan kertas. Serahkan kendala regulasi kepada PERMATAMAS, dan saksikan bagaimana bisnis Anda melesat dengan aman, tepercaya, dan 100% legal.

Jangan Tunda Keamanan Legalitas Bisnis Anda

Mengurus legalitas bukanlah sebuah beban, melainkan pijakan terkuat untuk mendominasi pasar. Distributor yang memiliki sertifikasi lengkap akan jauh lebih dihormati oleh mitra bisnis, pihak bank, hingga konsumen di rumah sakit. Jangan menunggu sampai operasional Anda dihentikan paksa atau kehilangan kontrak besar baru mulai berbenah. Waktu terus berjalan, dan regulasi pemerintah akan semakin ketat di masa depan.

Kini saatnya mengambil tindakan yang cerdas. Hubungi tim ahli PERMATAMAS hari ini juga untuk mendapatkan estimasi layanan dan konsultasi awal secara personal. Kami siap mendengar masalah perizinan Anda dan merancang jalan keluar paling efisien untuk perusahaan Anda. Segera jadwalkan pertemuan dengan kami, dan amankan masa depan bisnis alat kesehatan Anda sekarang juga!

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ Jasa Sertifikasi CDAKB

1. Apa itu sertifikasi CDAKB?

CDAKB (Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik) adalah standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan untuk memastikan kegiatan distribusi alat kesehatan dilakukan secara aman, efektif, dan sesuai regulasi.

2. Siapa yang wajib memiliki sertifikat CDAKB?

Perusahaan yang melakukan kegiatan distribusi atau penyaluran alat kesehatan wajib memenuhi ketentuan CDAKB sesuai peraturan yang berlaku.

3. Apa manfaat memiliki sertifikat CDAKB?

Sertifikat CDAKB membantu perusahaan memenuhi persyaratan legalitas, meningkatkan kepercayaan pelanggan, serta memastikan sistem distribusi berjalan sesuai standar.

4. Apa saja persyaratan untuk mengajukan sertifikasi CDAKB?

Persyaratan umumnya meliputi legalitas perusahaan, struktur organisasi, penanggung jawab teknis, prosedur operasional, fasilitas penyimpanan, dan dokumen pendukung lainnya.

5. Berapa lama proses sertifikasi CDAKB?

Lama proses tergantung kesiapan dokumen, kondisi sarana, dan hasil audit. Perusahaan yang telah siap biasanya dapat menyelesaikan proses lebih cepat.

6. Apakah perusahaan baru bisa mengajukan CDAKB?

Ya. Perusahaan baru dapat mengajukan sertifikasi CDAKB selama telah memenuhi persyaratan administrasi dan teknis yang diwajibkan.

7. Mengapa audit CDAKB bisa gagal?

Audit dapat gagal apabila ditemukan ketidaksesuaian pada dokumen, prosedur kerja, fasilitas penyimpanan, sistem mutu, atau persyaratan lainnya.

8. Apakah gudang harus memenuhi standar tertentu untuk CDAKB?

Ya. Gudang dan fasilitas penyimpanan harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan agar kualitas alat kesehatan tetap terjaga selama proses distribusi.

9. Apa keuntungan menggunakan jasa sertifikasi CDAKB?

Jasa profesional membantu perusahaan mempersiapkan dokumen, memperbaiki sistem yang belum sesuai, mendampingi audit, serta meminimalkan risiko penolakan atau temuan mayor.

10. Mengapa memilih Permatamas untuk pengurusan CDAKB?

Permatamas memiliki pengalaman dalam pendampingan sertifikasi alat kesehatan, memberikan konsultasi menyeluruh, proses yang transparan, serta pendampingan hingga sertifikat CDAKB diterbitkan.

Jasa Izin PIRT
Jasa Izin PIRT

Segera Hubungi PERMATAMAS, Konsultasi Gratis !

Jangan tunggu sampai Anda kena sanksi. Hubungi kami sekarang, pastikan produk ALKES Anda aman di pasaran!. Hubungi Permatamas sekarang juga untuk konsultasi dan proses Izin Alat Kesehatan yang cepat, aman, dan resmi. Kami siap membantu melindungi setiap produk Anda dengan dasar hukum yang kuat dan pelayanan yang profesional.

Dengan PERMATAMAS, Anda tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga memastikan seluruh proses berjalan 100% sesuai regulasi.

Alamat

Alamat Kantor Kami
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Ke. Pejuang,
Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
No Telp :  021-89253417
HP/WA : 085777630555
Email : maspermatha@gmail.com
Website : www.permatamas.co.id

© 2022 Izin Alat Kesehatan – Support oleh Dokter Website